Profil & Filosofi
"Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah, namun perjalanan spiritual dimulai dari hati yang tulus"
Apa itu Indonesia Walk for Peace?
Indonesia adalah tanah yang indah dengan keberagaman budaya, bahasa, dan keyakinan yang menjadi kekayaan tak ternilai. Keberagaman ini bukan sekadar perbedaan, melainkan sumber kekuatan yang menyatukan kita sebagai bangsa. Indonesia Walk for Peace hadir sebagai sebuah gerakan penuh harapan, mengajak seluruh masyarakat untuk melangkah bersama dalam semangat persaudaraan, cinta kasih, dan perdamaian.
Kegiatan ini bukan hanya sebuah perjalanan kaki, tetapi sebuah simbol langkah maju menuju masa depan yang harmonis. Setiap langkah yang diambil mencerminkan tekad untuk menjaga persatuan, menumbuhkan rasa saling menghargai, dan menebaran energi positif di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan berjalan bersama, kita menunjukkan bahwa perdamaian bukan sekadar impian, melainkan kenyataan yang dapat kita wujudkan bersama.
Melalui Indonesia Walk for Peace, kita merayakan kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan komitmen bahwa perdamaian adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi sekarang dan mendatang untuk terus menjaga keharmonisan, menebaran kebaikan, dan membangun Indonesia yang damai, adil, serta sejahtera. Kegiatan perjalanan para Bhikkhu dari Thailand dan Indonesia beserta Umat akan dimulai dari Provinsi Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta dan berakhir di Candi Borobudur.

Praktik Dhutangga
13 praktik asketis yang diajarkan Buddha untuk membersihkan batin
Maksud & Tujuan
Empat pilar utama dalam praktik Indonesia Walk for Peace
Dhutangga (Tapak Tilas)
Indonesia adalah tanah yang indah dengan keberagaman budaya, bahasa, dan keyakinan yang menjadi kekayaan tak ternilai. Indonesia Walk for Peace hadir sebagai gerakan penuh harapan, mengajak seluruh masyarakat untuk melangkah bersama dalam semangat persaudaraan, cinta kasih, dan perdamaian.
Pengembangan Spiritual
Maksud dan tujuan dari Indonesia Walk for Peace bagi para Bhikkhu adalah untuk pengembangan spiritual, melatih kesabaran dan ketabahan mental demi mengatasi kekotoran batin.
Kesadaran Diri
Selama pelaksanaan perjalanan, para Bhikkhu diharapkan dapat mengembangkan kesadaran diri dan kebijaksanaan melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan sekitar.
Mengatasi Kekotoran Batin
Setiap langkah dalam perjalanan adalah kesempatan untuk merenung dan membersihkan batin dari keserakahan, kebencian, dan kebodohan.
Nilai-Nilai yang Ditanamkan
Setiap langkah dalam perjalanan Indonesia Walk for Peace mengajarkan nilai-nilai luhur
Bhinneka Tunggal Ika
Membangkitkan semboyan bangsa Indonesia, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dari berbagai suku, agama, budaya, dan bahasa.
Perdamaian Dunia
Melakukan perjalanan Indonesia Walk for Peace untuk perdamaian dunia dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada negara-negara lain.
Harmoni Bangsa
Menjaga persatuan dan kesatuan semua suku, agama, budaya dan bahasa di Indonesia serta membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.
Sejarah Singkat
Perjalanan tradisi Dhutangga dari masa ke masa
Zaman Buddha
Tradisi Dhutangga dimulai sejak zaman Buddha Gautama sebagai praktik asketis para Bhikkhu Hutan.
Indonesia Walk for Peace / Dhutangga
Para Bhikkhu melakukan perjalanan di dalam hutan melintasi desa, melintasi kota, antar provinsi bahkan melintasi antar negara.
Indonesia Walk for Peace
Start dari Brahmavihara Arama Buleleng di Provinsi Bali pada tanggal 9 Mei 2026 menuju Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta dan berakhir di Candi Borobudur.
Waisak di Borobudur
Finish di Borobudur dalam rangka menyambut perayaan Waisak 2026.
"Dhutaṅga adalah praktik yang mengikis (kilesa), membersihkan batin, dan mendukung kehidupan yang sederhana. Melalui latihan ini, seorang bhikkhu menjadi mudah puas, tidak melekat, dan tekun dalam pengembangan batin."— Kutipan makna dari Visuddhimagga
